Prodi PAI IAIN Pontianak Primadona SPAN-PTKIN 2020

Sumber Foto: pengumuman.span-ptkin.ac.id

Hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Tahun 2020 (SPAN-PTKIN 2020), kembali menempatkan Program Studi Pendidikan Agama Islam (Prodi PAI) sebagai primadona bagi peminat kajian keagamaan terutama di Institut Agama Islam Negeri Pontianak (IAIN Pontianak). Secara keseluruhan, IAIN Pontianak sebagai satu-satunya PTKIN di Kalimantan barat telah memiliki 4 (empat) fakultas dan 18 prodi, dengan total peminat sebesar 3.332 pendaftar berbanding kuota penerimaan sebesar 485 calon mahasiswa.

Prodi PAI yang berafiliasi di bawah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) tersebut menduduki peringkat minat SPAN-PTKIN 2020 dengan 558 pendaftar, disusul oleh Program Studi Pendidikan Guru Madasah Ibtidaiyah (PGMI) pada fakultas yang sama dengan minat sebesar 371 pendatar. Adapun kuota penerimaan sebesar 20% dari keseluruhan jumlah pendaftar.

“Minat masyarakat terhadap pendidikan terutama pendidikan Agama Islam menunjukkan adanya sinyal positif bagi harapan pembangunan bangsa dan negara di masa depan. Pilar utama peradaban diawali dari fitrah manusia sebagai homo educandum. Angka minat ini secara intrinsik menunjukkan potensi berkembangnya kajian Pendidikan Agama Islam baik sebagai ilmu maupun agen pengetahuan terutama dalam upaya membentuk karakter bangsa sebagai syarat penting pembangunan negara. Tentu saja hal tersebut juga memberikan tantangan lebih bagi pengelola Prodi (PAI-red.), untuk terus berinovasi sebagai center of excellent dan pusat kajian PAI di Kalimantan Barat khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” ungkap Ketua Prodi PAI, H. Ma’ruf, S.Ag., M.Ag. dihubungi di sela kesibukan Work from Home, Jumat (10/04).

Prodi PAI merupakan salah satu Prodi tertua dan satu-satunya yang memiliki akreditasi “A” atau “Unggul” di IAIN Pontianak akan terus berbenah untuk dapat melayani pendidikan yang memadai bagi masyarakat.

“Semoga tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Prodi PAI tidak dimaknai sebagai kompetisi yang destruktif, justru hal tersebut harus disyukuri sebagai gambaran unggul kualitas pendidikan di Prodi PAI, dan apa yang perlu diproyeksikan adalah kualitas output dan outcome bagi masyarakat umum ke depan, kita akan terus berbenah untuk melayani pendidikan yang memadai,” tutup beliau.

Setelah rangkaian SPAN-PTKIN, Prodi PAI akan memberikan kesempatan bagi peminat untuk terlibat proses pendidikan di dalamnya melalui Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Tahun 2020 (UM-PTKIN 2020). Pendaftaran UM-PTKIN tersebut dijadwalkan dibuka bulan Mei-Juni 2020.

Tinggalkan Balasan