Editor in Chief Jurnal JRTIE Terima Pena Mas Award

Rizki Susanto, Komitmen JRTIE Bereputasi Internasional

Editor in Chief Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE), Rizki Susanto, M.Pd., menerima Pena Mas Award  dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak. Penghargaan ini diserahkan bersamaan kegiatan Rapat Kerja IAIN Pontianak pada 03 Maret 2021.

Jurnal JRTIE mewadahi pemikiran dan penelitian para Dosen, Guru dan Mahasiswa pada bidang PAI baik pada pendidikan Formal, Informal, maupun Non-Formal. Jurnal yang awalnya dikelola dan diterbitkan oleh Prodi PAI FTIK IAIN Pontianak ini, berhasil terindeks SINTA Dikti, dengan kategori SINTA 4.

Berdasarkan pertimbangan atas pengabdian itu pula, LP2M memberikan Pena Award kepada Dosen PAI tersebut.
Sukardi dalam wawancaranya pada teraju.id menyampaikan bahwa Rizki Susanto, M.Pd., terpilih sebagai pengelola Jurnal Terbaik.

Piagam Penghargaan Pena Mas Award yang diberikan kepada Rizki Susanto, M.Pd atas dedikasi dan prestasi di bidang penelitian (Editor in Chief Jurnal JRTIE)

“Rizki Susanto, telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk pengembangan jurnal. Jurnal JRTIE yang dikelolanya baru-baru ini terindeks SINTA Dikti, dan masuk dalam kategori SINTA 4“.

Menanggapi Award yang diterimanya, Rizki menganggap apresiasi yang diberikan adalah hasil dari kerja sama seluruh tim di JRTIE, termasuk Editor dan Reviewer.

“Apresiasi ini menjadi supporting bagi kami para pengelola jurnal. Kami berusaha untuk meningkatan kualitas pengelolaan hingga menjadi jurnal yang lebih baik”, semangatnya.


Rizki juga berharap akan banyak Jurnal di IAIN Pontianak yang bereputasi nasional hingga internasional.

“Untuk itu, kami berharap peran aktif pengurus Rumah Jurnal IAIN Pontianak agar lebih masif melakukan pelatihan bagi para pengelola jurnal.”, harapnya.


JRTIE merupakan jurnal dengan skope dan fokus pada penelitian dan pemikiran Pendidikan Agama Islam. JRTIE dapat diakses di http://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/jrtie

JRTIE juga membuka peluang untuk para cendikiawan membahas PAI dengan berbagai perspektif, seperti; filsafat, hukum, ekonomi, seni dan budaya, bahasa, dan lain-lain. JRTIE terbit 2 kali setahun pada periode Januari-Juni dan Juli-Desember.

Penulis: Tim Informasi PAI

Tinggalkan Balasan